1. Pencarian yang buruk
Pencarian yang buruk search engine adalah ketika mesin pencari tersebut tidak dapat menangani kesalahan ketik, bentuk jamak, tanda hubung, dan varian lain. Sehingga bagi pengguna yang lanjut usia akan merasa kesulitan.

Keyword yang digunakan sebagai contoh adalah k
uote, tapi yang saya maksud disini adalah quote atau kutipan. Tapi yang muncul adalah nama ID dalam forum tersebut.

Hal ini juga akan mempersulit ketika seseorang lupa akan kata kunci yang sebenarnya ketika mereka mencari menggunakan search engine tersebut.
2. File PDF ketika membaca online
Ketika user sedang membaca / mencari sebuah artikel secara online, terkadang mereka merasa terusik ketika file-file PDF / mengunduh secara langsung (direct download) ketika user hanya ini membuka dan membaca link sebuah artikel.

3. Tidak mengganti warna link yang telah dikunjungi
Fitur dapat membantu user ketika mencari alamat suatu web, fitur sangat membantu untuk agar user tidak membuka alamat yang sama berkali-kali. Seperti contoh pada alamat website berikut yang tidak menggunakan fitur tersebut. Bukalapak.com

4. Non-Scannable text
Kesalahan pada search engine ini adalah terlalu banyak tulisan yang menyebabkan user susah untuk mendapatkan informasi yang dimaksud. Karena terkadang user sudah lebih dlu malas untuk membaca setiap kalimat dalam web tersebut.

5. Fixed font size
Sebuah alamat website yang tidak memberikan fitur untuk memperbesar / memperkecil ukuran font pada website tersebut, terkadang font yang kecil menyulitkan user untuk mencari informasi.

6. Halaman judul search engine dengan visibility rendah
Dalam www.bukalapak.com ini kesalahan pada judulnya, yaitu ketika user membuka tab baru dalam website tersebut. Maka, semua tab baru yang di buka akan menampilkan nama judul, tidak menampilkan judul informasi yang kita buka. Sehingga membingungkan user ketika ingin membuka kembali halaman yang dituju.

7. Semuanya terlihat seperti iklan
Pada sebuah pencarian dalam sebuah website, user hanya bertujuan untuk mendapatkan informasi yang mereka cari. Tapi terkadang dalam website tersebut terlalu banyak iklan yang di tampilkan. User akan meresa terlalu malas untuk memperhatikan iklan-iklan tersebut. Button menu pada sebuah website yang terlihat seperti iklan akan mengecoh user dalam mencari informasi yang di tuju atau button menu yang ketika di klik yang menampilkan iklan terlebih dahulu (pop-up) akan membuat user tidak merasa nyaman.
8. Melanggar Kesepakatan Desain
Desain dalam situs tersebut yang tidak konsisten, sehingga membuat user bingung ketika ingin mencari informasi. Situs tersebut sering berganti tampilan halaman dan terlihat seolah – olah pindah alamat website, sehingga membuat bingung user.
9. Membuka Window Browser Baru
Ketika user sedang mencari informasi, lalu mereka meng-klik sebuah menu dan muncul jendela halaman baru, hal itu akan membuat user merasa tidak nyaman. Karena mereka harus membuka kembali jendela-jendela sebelum. Dalam hal ini desainer mengabaikan fungsi tombol “back”. Para user akan merasa benci, bahkan kesal ketika mereka mendapati website dengan pop-up yang tidak beralasan. Ketika saya meng-klik artikel tentang laptop yang dijual, seketika itu muncul window baru yang berisi price list service laptop.
10. Tidak menjawab pertanyaan pengguna
Dalam penggunaan web, khusus nya search engine. Tujuan dari seorang user adalah mendapatkan informasi atau bahkan membeli produk anda. Kegagalan sebuah web dalam membuat search engine adalah tidak memberikan informasi yang tepat kepada user. Salah satu contohnya adalah web penjualan yang tidak menyertakan harga barang yang mereka jual. Contoh website dalam kasus ini adalah http://h20424.www2.hp.com. Ketika mencari produk dari HP Compaq, tidak menampilkan harga dari produk tersebut.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar